Siapa Calon Bupati di Pilkada Sambas 2020 ?

Pilkada Sambas

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 sebentar lagi akan dihelat. Kabupaten Sambas  rencananya akan menggelar Pilkada bersama 269 daerah lainnya.

Menurut agenda yang sudah disusun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pilkada serentak akan diadakan tanggal 23 September 2019 (PDF).

Info yang berhasil dihimpun ewada, bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas yang akan bertarung di tahun 2020 ada beberapa calon. Rumor yang beredar di lapangan. Bupati Sambas Atbah dan Wakil Bupati Sambas Hairiah, masing-masing akan maju sebagai kandidat Bupati pada pilkada 2020.

Menariknya semua partai politik (parpol) di Sambas tidak bisa sendirian mencalonkan kandidatnya pada Pilkada Sambas 2020. Ini pun terjadi pada Pilkada Sambas 2015.

Syarat Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati


Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sambas pada November 2019 mengeluarkan aturan Nomor 105 tentang syarat pencalonan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas.

Dalam keputusan itu, syarat bagi partai politik ataupun gabungan parpol untuk mencalonkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sambas minimal mempunyai 20 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas (9 kursi) atau 25 persen suara sah pada pemilu 2019 yang lalu (73.183 suara sah).

Untuk mengakomodir adanya calon perseorangan seperti Pilbup tahun 2015, KPU Sambas mengeluarkan aturan nomor 98 pada 26 Oktober 2019 tentang calon perseorangan. Pasangan calon perseorangan di Pilbup 2020 dimungkinkan selama memenuhi persyaratan. Persyaratan itu dukungan minimal 8,5 persen dan tersebar di minimal 50 persen Kecamatan.

Sebagaimana diketahui Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2019 sebanyak 429.331 pemilih. Dukungan minimal 8,5 persen pemilih yang harus dimiliki calon perseorangan sekitar 36.494 pemilih. Minimal 10 kecamatan di Kabupaten Sambas mendukung calon perseorangan menurut aturan tersebut.

Hasil Pilkada Sambas 2015

Pada Pilkada Sambas 2015 pasangan Atbah Romin Suhaili dan Hairiah yang memenangkan konstetasi diusung empat partai politik dengan perolehan 126.599 suara atau 52,79 persen. Gabungan partai politik pengusung Atbah dan Hairiah di Pilkada Sambas 2015 memiliki 16 kursi atau 35,56 persen di DPRD Kabupaten Sambas. Kursi DPRD tersebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) empat kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) lima kursi, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tiga kursi dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) empat kursi.

Petahana pada tahun 2015, pasangan Juliarti Djuhardi Alwi dan Hasanusi mendapatkan 91.824 suara atau 38,29 persen. Pasangan ini diusung oleh lima partai politik, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) enam kursi, PDI Perjuangan (6 kursi), Partai Nasional Demokrat (Nasdem) empat kursi, Partai Demokrat (4 kursi) dan Partai Bulan Bintang (PBB) (1 kursi). Kelima partai pengusung petahana di 2015 secara keseluruhan memiliki 21 kursi di DPRD Kabupaten Sambas atau sekitar 46,67 persen.

Rekapitulasi Pilkada Sambas 2015 per Kecamatan

KecamatanCalon 1Calon 2Calon 3
Galing9456.7494.369
Jawai1.6449.3225.184
Jawai Selatan7353.9733.432
Paloh6916.3734.361
Pemangkat3.6686.7327.300
Sajad1544.579492
Sajingan Besar3781.0402.049
Salatiga1.1573.6692.069
Sambas82813.1288.700
Sebawi4154.1713.031
Sejangkung8756.7602.830
Selakau1.5205.9235.568
Selakau Timur4623.1611.254
Semparuk1.4476.5203.872
Subah7774.5824.298
Tangaran8824.9974.365
Tebas2.02016.43312.231
Tekarang6213.7502.524
Teluk Keramat2.15314.73713.094
Calon 1 : Tony Kurniadi, ST., M.Si dan Hj. Eka Nurhayati, SE
Calon 2 : H. Atbah Romin Suhaili, Lc dan Hj. Hairiah, SH, MH
Calon 3 : dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPH dan Ir. H. Hasanusi, MM.

Sedangkan Golkar yang memiliki tujuh kursi dan PKPI (1 kursi) di Pilkada Sambas 2015 tidak mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

Calon perseorangan di Pilkada Sambas 2015, Tony Kurniadi yang berpasangan dengan Eka Nurhayati hanya memperoleh 8,91 persen (21.372 suara).

Hasil Pemilu Legislatif DPRD Sambas 2019

Mengacu kepada hasil Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Sambas 2019 tidak ada satupun partai politik yang berhak mengusung calon pada Pilkada Sambas 2020. Setiap parpol harus berkoalisi dengan lainnya.

Perolehan Suara Parpol Pada Pemilu 2019

Perolehan Suara Sah Partai Politik Peserta Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Sambas Tahun 2019
NoPartai PolitikSuara Sah
1PKB21.657
2Gerindra36.485
3PDI Perjuangan34.950
4Golkar33.817
5Nasdem31.721
6Berkarya1.231
7PKS33.231
8Perindo10.093
9PPP13.573
10PSI545
11PAN27.553
12Hanura19.623
13Demokrat18.925
14PBB6.057
15PKPI3.090

Di Pileg 2019, Partai Gerindra memperoleh 36.485 suara (7 kursi), PDI Perjuangan memperoleh 36.485 suara (6 kursi), Golkar memperoleh 33.817 suara (6 kursi), Nasdem mendapat 31.721 suara (5 kursi), PKB, PAN dan PKS masing-masing 4 kursi, Demokrat dan Hanura masing-masing 3 kursi, PPP (2 kursi) dan pendatang baru partai Perindo mendapat 1 kursi.

Bakal Calon Bupati Sambas di Pilkada Sambas 2020

Berdasarkan penelusuran ewada ada beberapa bakal calon Bupati Sambas di Pilkada 2020. Bupati petahana, Atbah Romin Suhaili diperkirakan akan kembali maju. Dengan bekal empat kursi DPRD Sambas dari PKS, Atbah tinggal mencari koalisi parpol lainnya.

Wakil Bupati Sambas Hairiah pun diperkirakan akan maju menjadi calon Bupati di 2020. Untuk mewujudkan mimpinya kader tangguh PPP ini sudah menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik di Sambas. PPP memiliki dua kursi di DPRD periode 2019-2024. Untuk itu PPP membutuhkan koalisi dengan partai lain agar terpenuhi syarat minimal sembilan kursi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sambas, Arifidiar terdengar kabar akan melaju ke Pilkada Sambas 2020. Arifidiar pada Pemilu 2019 menasbihkan dirinya sebagai anggota DPRD Sambas dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sambas 3 yang meliputi Semparuk, Pemangkat, Selakau, Selakau Timur dan Salatiga dengan perolehan suara sebanyak 5.199. Walaupun Golkar pada Pileg 2019 hanya memperoleh enam kursi, turun satu kursi dibandingkan Pileg 2014 yang sebanyak tujuh kursi.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Suriansyah berpotensi untuk maju di Pilkada Sambas 2020. Pada pemilu 2019 lalu, Suriansyah yang maju dari Dapil Sambas memperoleh 13.119 suara. Partai Gerindra di DPRD Sambas sendiri mempunyai enam kursi. Apabila tiket dari Gerindra berhasil diraihnya. Tidak secara otomatis partai yang didirikan Prabowo Subianto mengusung sendirian dalam Pilkada Sambas 2020.

Politisi Partai Nasdem yang juga anggota DPRD Kalbar Subhan Nur memiliki potensi untuk maju di Pilkada Sambas. Pada pemilu 2019 lalu, politisi kelahiran 20 Januari 1970 lolos ke DPRD Provinsi Kalbar dengan perolehan suara 17.192. Partai Nasdem sendiri memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Sambas.

Rubaeti Erlita, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Dapil Kalbar 2014-2019 berpotensi untuk maju dalam perhelatan politik 2020. Istri Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar Prabasa Anantatur pada pemilu 2019 mencoba mengikuti konstetasi pemilihan DPD namun gagal karena hanya mendapat 113.941 suara. Perolehan suara perempuan kelahiran Kendawangan, Kabupaten Ketapang, 47 tahun lalu pada pemilihan anggota DPD RI lalu sebanyak 44,41 persen (50.607 suara).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sambas Darso menurut bisik-bisik juga akan maju dalam Pilkada Sambas 2020. Politisi kelahiran 52 tahun lalu di Sentebang pada perhelatan Pemilu 2019 terpilih menjadi anggota DPRD Kalbar dengan meraup 14.736 suara dari Dapil Kalbar 4. Dengan modal enam kursi yang dimiliki PDIP di DPRD Sambas tentu saja harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas 2014-2019 yang sekaligus Ketua Majelis Daerah KAHMI Sambas Misnis Safari terdengar kabar akan maju dalam Pilkada Sambas 2020. Keseriusan politisi PAN kelahiran 45 tahun lalu untuk maju dalam Pilkada Sambas 2020 terlihat dengan menyambangi beberapa partai politik di Sambas. Pada pemilu 2019 lalu, Misni gagal duduk di kursi legislatif karena hanya mengantongi 1.516 suara, selisih 17 suara dari anggota DPRD terpilih Ramzi yang mengantongi 1.533 suara.

Tokoh masyarakat Kabupaten Sambas yang juga merupakan Ketua Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Kabupaten Sambas Satono diperkirakan akan maju dalam perhelatan Pilkada Sambas 2020. Keinginan Ketua Parmusi Sambas untuk maju di Pilkada Sambas 2020 terlihat dalam beberapa safari ke berbagai daerah di Sambas untuk mengenalkan dirinya kepada calon konstituen.

Ketua DPD PAN Sambas Guntur diperkirakan akan turun gelandang di Pilkada Sambas 2020. Keinginan untuk maju pengusaha pupuk ini terlihat dalam berbagai kegiatan.

Direktur RSUD Pemangkat dr. Ahmad Hardin pun tidak ketinggalan dalam ajang politik lima tahunan. Hardin saat ini sudah melakukan berbagai komunikasi politik ke berbagai partai di Sambas.

Apakah ada kandidat lain yang tidak tertulis? Sila tuliskan di kolom komentar. 

Siapakah Yang Akan Maju di Pilkada Sambas 2020?

Sebagai informasi batas akhir pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas tanggal 18 Juni 2020. Masih ada sisa waktu cukup bagi para kandidat untuk melakukan komunikasi dengan parpol dan masyarakat Sambas. Tanggal 18 Juli 2020 merupakan penentuan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga di Pilkada Sambas 2020.

Umumnya masyarakat Sambas berharap di Pilkada Sambas 2020 lahir pemimpin daerah yang bisa membawa Sambas menuju daerah yang Baldatun Toyyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Mockup photo created by freepik – www.freepik.com

One Reply to “Siapa Calon Bupati di Pilkada Sambas 2020 ?”

Tinggalkan Balasan