Nonton Kartun Ella dan Ello

Anak saya yang paling sulung, Nazya, saat ini paling suka nonton kartun Ella dan Ello di Youtube. Saking senangnya hampir setiap saat, mulai dari bangun tidur hingga mau tidur pasti nonton Ella dan Ello. Awal mulanya nonton Ella dan Ello sebenarnya tidak sengaja. Karena saya sebenarnya mau memeperkenalkan Nazya pada kartun Keluarga Somat, kartun kesukaan saya, yang ada di Horee TV.

Nonton Ella dan Ello
Nazya sedang nonton kartun Ella dan Ello di Youtube (Foto Koleksi pribadi).

Sebelum nanaz suka Ella dan Ello, “nanaz” nama panggilan kami ke Nazya, paling suka nonton Upin dan Ipin. Saking sukanya dengan Upin dan Ipin bahkan beberapa kosakata bahasa Melayu Malaysia sering digunakan walaupun dengan lafadz yang belum jelas. Seperti kata “iyakah” paling sering diucapkannya.

Karena mulai suka dengan kartun Ella dan Ello. Maka beberapa kosakata bahasa Indonesia mulai digunakan dan itu yang membuat saya senang 😀 . Tentu saja karena di kartun Ella dan Ello, nanaz belajar tentang hewan, buah, warna dan lainnya dengan bahasa Indonesia

Salah satu kosakata yang suka digunakan nanaz adalah kata “Aku”. Seperti hari Jumat kemarin. Ketika disuruh ibunya untuk memanggil kak ila, pengasuh Nazya dan Mahira. Nazya menjawab “Aku sedang minum ini” sambil minum susu ultrajaya kesukaannya.

Sama seperti anak umur dua tahun pada umumnya. Saat sedang nonton Ella dan Ello bila tipinya dimatikan atau diganti salurannya pasti Nanaz akan ngambek. Biar nggak ngambek, biasanya saya memberikan mainan ataupun mengajaknya menggambar. Ya, walaupun cara ini terkadang nggak berhasil 😀 .

Update : Aku itu Kasar

Ternyata dalam komunikasi, penggunaan kata “Aku” oleh anak kecil di Pontianak bahkan di Kapuas Hulu itu kasar. Biasanya anak kecil menggunakan kata “Saya” atau menyebut namanya sendiri.

Info ini saya dapat dari istri saya. Waktu kecil, istri saya pernah dimarahi oleh almarhum bapaknya karena menggunakan kata “Aku” ketika berbicara dengan lawan bicaranya.

2 Replies to “Nonton Kartun Ella dan Ello

Tinggalkan Balasan