Warga Kalbar Yang Kerja Di Malaysia Sebanyak 1.126

kerja di malaysia

Bekerja di Malaysia bagi sebagian warga asal Kabupaten Sambas Kalimantan Barat merupakan hal biasa. Jarak tempuh yang dekat. Serta persamaan budaya menjadi salah satu alasan.

Dengan tingkat pengangguran sebesar 3,58 persen dimana mayoritas adalah berpendidikan SMU kebawah. Pilihan bekerja di Malaysia sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan hal yang logis. Apalagi tingkat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sambas hanya sebesar 5,10 persen turun 0,03 persen dibandingkan tahun 2017 yang sebesar 5,13 persen (PDF).

Melansir data dari BP3TKI Pontianak, sepanjang tahun 2019 penduduk Kalimantan Barat yang bekerja di luar negeri sebanyak 1.352 TKI dari 1.427 TKI yang berproses di BP3TKI Pontianak.

Daerah Asal TKI Di Kalimantan Barat

Dari 1.427 TKI yang berproses di BP3TKI Pontianak sebanyak 1.057 berasal dari Kabupaten Sambas, 83 berasal dari Kota Pontianak, 78 berasal dari Kubu Raya, 40 dari Mempawah, 30 dari Bengkayang, Singkawang (28), Landak (14), Sanggau (5), Melawi (4), Kapuas Hulu (2), Sintang (2), Ketapang (1) dan luar Kalbar (75).

Negara yang menjadi tujuan bekerja warga Indonesia yang berproses di BP3TKI Pontianak antara lain Malaysia (1.165), Brunei Darussalam (211), Kepulauan Solomon (12), Kongo (18), Papua Nugini (2), Oman (1) dan Rusia (1).

Kota dan Kabupaten Asal TKI Yang Kerja di Malaysia

Tercatat delapan Kota dan Kabupaten di Kalimantan Barat yang warganya berminat kerja di Malaysia. Warga kabupaten Sambas masih banyak yang bekerja di Malaysia (1.021 TKI), Kota Pontianak (10), Kota Singkawang (9), Kabupaten Bengkayang (25), Kabupaten Kubu Raya (29), Kabupaten Landak (12), Kabupaten Mempawah (19), Kabupaten Sanggau (1) dan warga luar Kalimantan Barat (39).

Selain Malaysia, BP3TKI Pontianak juga mencatat warga Kota Pontianak lebih berminat bekerja di Brunei Darussalam dibandingkan negara lain. Dari 83 TKI asal Kota Pontianak, 67 orang bekerja di Brunei Darussalam, Malaysia (10), Kepulauan Solomon (10), Kongo (2), dan Papua Nugini (3) sepanjang 2019.

Selain warga Kota Pontianak yang lebih berminat kerja di Brunei Darussalam. Kabupaten yang bertetangga dengan Pontianak, Kubu Raya juga tercatat warganya lebih menyukai bekerja di Brunei Darussalam. Di tahun 2019, BP3TKI Pontianak mencatat minat warga Kabupaten Kubu Raya bekerja di Brunei Darussalam sebanyak 36 TKI dibandingkan dengan bekerja di negeri jiran (29 TKI).

2 Replies to “Warga Kalbar Yang Kerja Di Malaysia Sebanyak 1.126

Tinggalkan Balasan