Kepentingan Evolusi Virus Corona

virus corona

Beberapa hari belakang ini kita dikejutkan oleh berita terkait penyebaran Virus corona yang menggemparkan dunia, beberapa media melansir bahwa wabah virus corona ini bermula dan berasal dari Wuhan Cina. Gejala virus ini ditandai oleh demam, hidung berair, batuk dan sulit bernafas.

Jika kita membaca apa yang terjadi di Wuhan ada sebuah kebiasaan aneh masyarakat disana yang mana sebagai dari mereka sering menyantap kelelawar sebagai makanan, kelelawar ini di duga sebagai asal muasal virus corona tersebut.

Sebenarnya serangan virus corona ini sudah di prediksi, Dilansir media RMOL pendiri Microsoft Bill Gates beberapa tahun yang lalu sudah memperdiksikan bahwa akan ada 30jt jiwa manusia yang mati akibat serangan virus corona tersebut jika tidak di antisipasi oleh kita.

Belum lama ini saya membaca buku Jared Diamond dengan judul Gun, Germs and Steel (bedil, kuman dan, baja) menurut Diamond sejarah mencatatkan bahwa pembunuh utama umat manusia dalam sejarah modern adalah kuman dan bisa kita lihat cacar, flu, tuberculosis, malaria, pes, campak dan kolera yang mana kesemuanya itu adalah penyakit yang berevolusi dari penyakit hewan.

Hal ini bermula ketika revolusi agrikultur terjadi dimana domestikasi hewan sudah diterapkan oleh para petani awal sehingga interaksi manusia dengan hewan hasil domestikasi intens, dari sebagai hewan dijadikan konsumsi, membajak sawah dan peliharaan. Disitulah sejarah awal mikroba menyebar kedalam tubuh manusia. Nah Kebiasaan menyantap kelelawar di Wuhan Cina ini yang diperkirakan menjadi biangkerok menyebarnya virus corona.

Dalam buku yang tebalnya hampir 600 halaman tersebut pada bab 11 diamond menggambarkan bagaimana mikroba berperan merubah alur sejarah. Pada awal bab 11 tersebut dia mencoba melihat dari sudut mikroba, mengapa mikroba tersebut menginveksi manusia dan menyebabkan manusia sakit bahkan kematian pada manusia.

Evolusi. Ya Pada dasarnya mikroba berevolusi seperti spesies-spesies lain. Dalam artian evolusi menyeleksi individu-individu yang paling efektif dalam menghasilkan anak dan membantu mereka menyebar ke tempat-tempat yang cocok untuk hidup. Kuman yang lebih jago menyebar akan meninggalkan lebih banyak keturunan dan akhirnya lebih unggul dalam seleksi alam.

Evolusi yang dilakukan oleh mikroba ini banyak melalui berbagai cara, merubah perilaku manusia sehingga mempermudah mikroba tersebut melakukan penyebaran, seperti bersin-bersin pada mikroba Influenza, menumpang melalui gigitan nyamuk atau pada peristiwa Wuhan menunggu termakan karena proses yang tidak benar dalam memasak kelelawar tersebut.

Black Death (pes) telah merubah alur sejarah Eropa, begitu pun cacar di Amerika. Apakah evolusi yang dilakukan virus corona tersebut akan merubah wajah sejarah kita?

Kita ketahui bersama bahwa manusia juga melakukan evolusinya terhadap serangan-serangan mikroba tersebut, hingga sekarang umat manusia masih exist di muka bumi. Spesies yang berhasil beradaptasi dengan baik akan terus bertahan hidup, sedangkan yang tidak dapat beradaptasi akan punah (Charles Darwin).

Ilustrasi berasal dari pixabay

Ari Bahari

Penulis merupakan aktivis muda Jakarta yang mencintai Madilog nya Tan Malaka.

One Reply to “Kepentingan Evolusi Virus Corona”

Tinggalkan Balasan